Ingin Berjaya Kembali, Nokia Siap Bangun Pabrik di Indonesia

Ingin Berjaya Kembali, Nokia Siap Bangun Pabrik di Indonesia

RajaSpesifikasi.com – Produsen device mancanegara bakal mempersengit persaingan device di Tanah Air. Berdasarkan info yang didapat dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), ketika ini telah ada dua produsen device dari luar negeri yang bakal meresmikan kegiatan pasarnya.

Salah satunya ialah produsen handphone legendaris asal Finlandia yakni Nokia. Diberitakan oleh Dirjen Industri, Logam, Mesin, dan Alat Transportasi (ILMATE) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan, Nokia bakal mengadakan peresmian di Batam, pada awal September.

Dijelaskan oleh Putu, Nokia telah memenuhi tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dengan merakit perangkat di daerah Batam melewati kerja sama dengan pabrikan lokal. Perusahaannya, lanjut dia, tetap sama seperti Xiaomi hanya saja beda tempat perakitan.

Adapun jumlah kandungan lokal yang telah dipenuhi oleh Nokia ialah sebesar 30% alias mengikuti aturan yang ketika ini diberperbuat. Sayangnya, ia tidak pernah merinci besaran investasi yang digelontorkan oleh HMD Global selaku pemegang hak paten Nokia seusai dibeli dari Microsoft.

“Nokia TKDN-nya telah keluar. Dirinya dibikin di Batam sama seperti Xiaomi. Pemiliknya sama, tapi pabriknya beda. Awal September kelak (peresmian). TKDN-nya 30%,” kata Putu baru-baru ini ketika berjumpa di Gedung Kementerian Perindustrian.

Meski demikian, Putu tidak dapat memastikan berapa jumlah perangkat dan model mana saja yang bakal diboyong Nokia ke Indonesia.

Selain Nokia, produsen device lainnya yang juga telah berinvestasi di Indonesia ialah Apple. Sama seperti Nokia, produsen asal California itu pun sepakat untuk memenuhi TKDN demi dapat berjualan di Indonesia. Hanya saja, Apple menginvestasikannya melewati pembangunan pusat inovasi (innovation center).

Masih menurut Putu, Apple berjanji untuk membangun tiga unit pusat inovasi dengan total investasi sekualitas USD44 juta. Ketika ini, produsen tersebut telah membangun satu unit di kawasan BSD, Tangerang. Rencananya, Apple bakal membuka prarilis pada 16 Agustus 2017.

“Apple memakai skema pusat inovasi. Mereka telah mulai bangun satu di BSD. Saya sih mintanya minggu depan menjelang 17 Agustus ada seperti event tapi belum dapat peresmian sebab tetap persiapan,” terang Putu.

“Tanggal 16 Agustus itu seperti pra-launching dari innovation center-nya. Tempatnya di kampus BINUS. Apple yang gelar, saya cuma diundang,” katanya meningkatkankan.

Langkah Apple dan Nokia yang memutuskan untuk berinvestasi tidak lepas dari adanya kebijakan TKDN untuk device berjaringan 4G. Nokia sendiri sejauh ini tetap belum menghadirkan device 4G buatannya, sedangkan Apple membikin innovation center untuk memuluskan penjualan iPhone seri 6 dan 7, dan iPhone teranyar mendatang.

Berarti telah dipastikan bahwa Apple bakal mempunyai pesaing baru, tidak hanya produsen lain yang telah lebih dahulu memenuhi TKDN seperti Samsung, Huawei, OPPO, Xiaomi, Vivo, dan handphone lain asal China, di Indonesia.